Search

Yang Menginspirasi

Dialah orang yang sangat berjasa. Berjasa bagi semua orang. Semua orang yang terlahir di dunia ini. Dialah yang sangat dibutuhkan ridhanya, dialah yang selalu dirindukan, dialah yang selalu mengelus kepala kita dengan penuh kasih sayang. Dialah yang kita panggil dengan sebutan ibu.

Ibu yang telah melahirkan kita, sehingga kita bisa menikmati indahnya dunia. Ibu yang telah mendidik kita, sehingga kita tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Seorang ibu yang perkatannya tidak boleh kita bantah.

Surga berada di bawah telapak kaki ibu, itulah ungkapan yang menggambarkan betapa seorang ibu sangat berjasa dan betapa seorang ibu dengan penuh kasih sayang telah melahirkan dan mendidik anaknya. Perjuangan seorang ibu untuk membesarkan anaknya.

Ibu adalah seorang yang sangat menginspirasi bagiku. Dia yang dengan penuh kesabaran menghadapi tingkah laku anak-anaknya. Ia yang dengan adil membagi kasih sayangnya kepada semua anak-anaknya. Tak pernah mengeluh selama membesarkan anak – anaknya. Dan seorang ibu takkan pernah mengharapkan balas budi dari anaknya. Ia hanya ingin melihat anaknya tumbuh dewasa menjadi orang yang sukses, menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, menjadi orang yang taat. Hanya itulah yang diharapkan oleh seorang ibu terhadap anaknya.

Begitu meruginya seorang anak yang berani membantah ibunya, begitu durhakanya seorang anak yang telah membuat sakit hati ibunya.

Ibu yang doanya selalu ia panjatkan untuk kesuksesan anaknya. Doa ibu yang senantiasa menyertai anaknya. Sebandel apapun seorang anak, seorang ibu akan selalu menyayanginya. Memberikan yang terbaik untuknya.

Apakah yang telah kita lakulan untuk membalas jasa ibu kita? Apa yang telah  kita berikan kepada ibu? Padahal ibu telah memberikan semuanya kepada kita. Bahkan ibu telah rela mempertaruhkan nyawanya demi kita. Apakah kita sudah membuat ibu tersenyum? Mungkin ibu sudah tersenyum pada kita, tapi apakah kita tahu apa isi hatinya. Mungkin ia sering sakit hati dengan perkatan kita, dengan tingkah laku kita, karena kita tidak menjadi apa yang ia harapkan.

“Kau harus belajar dengan tekun, tak usah memikirkan yang lain! Tugasmu hanya belajar dan beribadah. Mencari ilmu demi mendapatkan ridho-Nya!” itulah yang dikatakan seorang kepada anaknya.

Ibu maafkan anakmu jika selama ini anakmu tak bisa menjadi seorang anak seperti yang engkau harapkan.

I love you, Mom!!!

pelatihan TI

cyber merpati